Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan, tidak mengurangi anggaran Ujian Nasional (UN) tahun 2010. Pemkot Yogyakarta mengalokasikan dana UN dengan besaran yang sama dengan tahun 2009. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Kurikulum SMA Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dra.Siti Bachriyati, kepada Radio Edukasi baru-baru ini. “Kita tetap mengalokasikan anggaran dengan besaran sama dengan tahun lalu”, jelasnya.
Selain itu, Dinas Pendidikan akan memantau jalannya UN dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah, dan Dewan Pendidikan. “Kalau kita bicara tentang kualitas pendidikan, maka monitoring jangan dikaitkan dengan anggaran, karena itu sudah menjadi kewajiban dinas untuk memonitoring”, ujarnya.
Siti Bachriyati menambahkan, pencairan dana UN kepada sekolah akan melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan waktu yang akan ditentukan selanjutnya. Sementara itu, besaran anggaran dihitung sesuai dengan jumlah siswa. Masing-masing siswa SD akan mendapatkan bantuan sebesar Rp50.000, SMP Rp40.000, SMA Rp50.000, SMK non bisnis Rp55.000, dan siswa SMK Bisnis sebesar Rp50 000. Selain dana Ujian Nasional (UN), Pemkot Yogyakarta juga memberikan dana Ujian Praktik Kejuruan SMK sebesar Rp75.000 per siswa.(ton)
| < Prev | Next > |
|---|




