Radio Edukasi AM 1251kHz

Cerdas, Santun, dan Menghibur !!

Saturday, Sep 04th

Last update:09:53:57 AM GMT

RSS
You are here:

BPMR

 
depanBalai Pengembangan Media Radio (BPMR) sebagai unit pelaksana teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Depdiknas melalui SK Mendiknas Nomor 103/O/2003 berupaya mendukung pemecahan permasalahan pendidikan terutama yang berkaitan pada pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan mutu, relevansi dan daya saing.Sejalan dengan uraian di atas BPMR membuat sebuah gebrakan dan langkah yang cerdas dengan membangun suatu stasiun Radio yang konsen dalam bidang pendidikan. Radio ini dinamakan Radio Edukasi (RE) yang menyiarkan materi siaran pendidikan di frekuensi AM 1251 kHz.

Manfaatkan Biji Mahoni, Siswa SMAN 6 Yogyakarta Juara Peneliti Internasional

E-mail Print PDF
Empat siswa SMA Negeri 6 Yogyakarta berhasil meraih medali emas bidang “Enviromental Science” dalam ajang International Conference Of Young Scientist yang berlangsung di Bali 12 – 17 April 2010 lalu. Keempat siswa tersebut yakni Muhammad Kautsar, Dian Sartika Sari, Dhicaa Putri Maharani, dan Hidayu Permata Hardi.

Mereka mempresentasikan hasil penelitian tentang biji mahoni yang menghasilkan minyak sebagai pengganti minyak tanah. Selanjutnya, ampas biji dapat dimanfaatkan sebagai anti nyamuk yang efektif. Terkait hal itu ketika dihubungi Radio Edukasi Senin (20/4) Muhammad Kautsar menjelaskan tingginya harga minyak tanah menjadi latar belakang penelitian tersebut.

“Dari hasil eksperimen dengan keakuratan data 95% minyak biji mahoni dapat menjadi pengganti minyak tanah, karena menghasilkan api yang mampu bertahan lebih lama. Kelemahannya, untuk mendidihkan air dibutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Muhammad Kautsar dan kawan-kawan berharap, pemerintah menindaklanjuti hasil penelitian itu. “Kalau bisa dipatenkan, agar tidak diambilalih orang luar negeri,” ujarnya.

Sementara dalam ajang tersebut Indonesia berhasil meraih juara umum dengan perolehan 7 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu, dengan mempresentasikan 12 karya ilmiah.

Meski sempat meraih medali emas dalam taraf nasional maupun internasional, namun kemudahan akses pendidikan belum berpihak kepada Muhammad Kautsar serta teman-temannya. Ia bersama ketiga temannya, gagal masuk UGM melalui jalur siswa berprestasi. “Kita juga heran, UGM tidak memberikan alasan jelas. Kita berempat tidak bisa lolos melalui jalur siswa berprestasi,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs. Syamsuri MM berjanji akan merekomendasikan keempat siswa tersebut untuk bisa diterima Perguruan Tinggi sesuai keinginan dan keahlian mereka. “Sayang sekali anak berbakat seperti mereka harus kuliah di luar negeri, ujung-ujungnya nanti diambil orang sana, maka kita berjuang untuk memfasilitasinya” pungkasnya.(ton)

Dindik Kota Yogyakarta akan Tindak Lanjuti Razia Pelajar

E-mail Print PDF
Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta akan menindaklanjuti razia bagi pelajar  SMP yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Kepala Dinas Pendidikan  Kota Yogyakarta, Drs H Syamsuri MM saat ditemui di ruang kerjanya (21/4) mengatakan, ratusan kendaraan milik pelajar terjaring razia yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Yogyakarta baru-baru ini. Razia tersebut berlangsung dua hari berturut-turut di beberapa sekolah. “Sebelum melakukan razia ini, kami telah menyelenggarakan sosialisasi secara berulang, namun kenyataannya pelajar masih belum dapat mematuhi aturan tata tertib yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota Yogyakarta, maupun dari sekolah.” tambahnya.(fiesta-smkn1 semarang)
Last Updated on Wednesday, 28 April 2010 02:00

Upacara Hardiknas Awali Liga Pendidikan Indonesia

E-mail Print PDF

YOGYAKARTA (RE): Ribuan pelajar se-DIY Minggu (2/5) mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Asisten Sekda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Taviv Agus Rayanto, M.Si, menjadi Inspektur Upacara Hardiknas sekaligus Upacara Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia (LPI).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Inspektur Upacara, Mendiknas M. Nuh menjelaskan, ada tiga pelajaran dari peringatan Hardiknas yakni, merenungkan, mengintrospeksikan dan memperspektifkan langkah pendidikan ke depan.

“Ujian nasional dapat kita jadikan sebagai evaluasi bagi perjalanan pendidikan kita ke depan,” tegasnya.
Sementara Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) 2010 tingkat Nasional yang digelar di Yogyakarta, merupakan upaya pencarian bibit pemain sepak bola berkualitas sejak usia dini. Mereka yang lolos diharapkan mampu bergabung dalam tim nasional menuju ajang internasional, yaitu Piala Dunia.

Pemerintah Provinsi DIY memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) karena kompetisi tersebut dapat dilaksanakan.

BPMR akan Kembangkan Format Media Audio Akhlak Mulia & Budi Pekerti

E-mail Print PDF

Balai Pengembangan Media Radio (BPMR) Yogyakarta  menyelenggarakan Sarasehan Kemediaan dan Lokakarya Penyusunan Garis-Garis Besar Isi Media (GBIM), serta Jabaran Materi Media Audio Penunjang Pendidikan (JM MAPP) di Hotel Grand Rosela, Selasa (13/4). Acara ini bertemakan “Optimalisasi dan Perspektif Pemanfaatan Media Audio dalam Pembelajaran”.

Menurut Wakil Sementara (Wks) Kepala BPMR Dr. Purwanto, M.Pd, selama ini BPMR hanya mengembangkan pembelajaran audio mata pelajaran sekolah saja, ke depannya BPMR akan mengembangkan format-format akhlak mulia dan budi pekerti.

“Bagusnya kalau BPMR mengembangkan format audio yang isinya mengajarkan nilai akhlak dan budi pekerti, dan guru-guru memanfaatkannya sebagai penunjang pembelajaran,” jelasnya.

Purwanto berharap hasil Sarasehan dan Lokakarya GBIM dan JM MAPP menjadi landasan kerja untuk mengembangkan dan memroduksi audio pembelajaran. Hal ini sesuai dengan kebutuhan guru sebagai pengguna media pembelajaran. (ari)

 

Last Updated on Monday, 26 April 2010 06:09

UGM Tunggu Hasil UN Ulangan

E-mail Print PDF

Yogyakarta (ANTARA News) - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta masih menunggu hasil ujian nasional (UN) ulangan tingkat SMA untuk menentukan nasib siswa yang lolos ujian masuk universitas ini, tetapi tidak lulus UN yang digelar belum lama lalu.

Menurut Kepala Humas dan Protokol UGM Suryo Baskoro di Yogyakarta Rabu, bagi siswa yang tidak lulus UN masih diberi kesempatan menempuh UN ulangan, dan UGM menunggu hasil ujian itu untuk menentukan nasib siswa yang telah lolos ujian masuk UGM. Namun, jika hasil UN ulangan siswa tetap tidak lulus, UGM terpaksa tidak akan menerima mereka, meskipun siswa yang bersangkutan telah dinyatakan lolos ujian masuk UGM.

"Kami tidak akan menerima siswa yang lolos ujian masuk UGM tetapi tidak lulus UN dan UN ulangan, karena persyaratannya di semua perguruan tinggi negeri memang seperti itu," katanya.

Last Updated on Thursday, 29 April 2010 14:09

Page 4 of 9