YOGYAKARTA (RE): Pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk memperbaiki kualitas pendidikan nasional; seperti peningkatan anggaran, penyelenggaraan RSBI, pembudayaan IT, sampai pelaksanaan Ujian Nasional dan revisi kurikulum menjadi KTSP. Namun kecenderungan yang berorientasi pada materi dan bersifat intelektualistik, mengabaikan aspek kepribadian dan nilai moral. Demikian pernyataan Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A dalam seminar nasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rabu (12/5).
“Sebuah lembaga pendidikan harus dibangun di atas nilai-nilai dasar yang luhur dan unggul serta diselenggarakan secara integrated, komprehensif, total dan sinergis,” terangnya.
Berdasarkan pengalaman memimpin Pondok Pesantren Modern Gontor, Zarkasyi menjelaskan, nilai-nilai dasar pendidikan tercermin pada panca jiwa, motto, memegang teguh falsafah, dan berorientasi pada kesederhanaan, kemasyarakatan, tidak berpartai serta ibadah talabul ilmi.
“Sebuah lembaga pendidikan harus dibangun di atas nilai-nilai dasar yang luhur dan unggul serta diselenggarakan secara integrated, komprehensif, total dan sinergis,” terangnya.
Berdasarkan pengalaman memimpin Pondok Pesantren Modern Gontor, Zarkasyi menjelaskan, nilai-nilai dasar pendidikan tercermin pada panca jiwa, motto, memegang teguh falsafah, dan berorientasi pada kesederhanaan, kemasyarakatan, tidak berpartai serta ibadah talabul ilmi.
Read more... Add new comment
Balai Pengembangan Media Radio (BPMR) sebagai unit pelaksana teknis 



