Radio Edukasi AM 1251kHz

Cerdas, Santun, dan Menghibur !!

Thursday, Sep 09th

Last update:09:53:57 AM GMT

RSS
You are here:

Ribuan Siswa SMK DIY Tak Lulus Ujian Penjajakan

E-mail Print PDF

Guna mematangkan persiapan Ujian Nasional yang sudah diambang pintu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  (Disdikpora) Propinsi DIY bekerjasama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kejuruan (KKSK) menggelar Ujian Penjajakan pada Senin (8/2) pekan lalu. Penjajakan tersebut mengujikan 3 mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Hasilnya di luar dugaan, dari 22.095 siswa SMK negeri dan swasta se-DIY, sebanyak 12.203 siswa atau 55,23% diantaranya dinyatakan tidak lulus dalam ujian tersebut. Staff Seksi SMK Disdikpora DIY, sekaligus Koordinator Scanning Lembar Jawaban, Bambang Purnomo Hadi, dalam sosialisasi Ujian Nasional SMK bersama seluruh Kepala SMK se-DIY di aula dinas, Selasa (16/2), menuturkan ratusan siswa mengalami kesalahan dalam melakukan penghitaman lembar jawaban sehingga data tidak mampu terhubung dengan komputer. “Nomer peserta banyak yang tidak lengkap, digit terakhir tidak dihitamkan, mata ujian juga banyak sekali yang salah (tidak dihitamkan-red), ada ratusan siswa yang mengkosongkan”, ungkapnya.

Menurut Bambang, operator scanning lembar jawaban sebenarnya boleh membenarkan jika terjadi kesalahan biodata atau identitas siswa, namun tidak diperkenankan masuk ke area jawaban. Sementara banyak siswa yang menghitamkan dua pilihan dalam satu soal atau tidak memakai pensil khusus sehingga setelah ganti pilihan, jawaban menjadi dobel. “Jawaban dobel ini buat operator sangat sulit yang mana yang akan dipilih, padahal operator itu tidak diperkenankan masuk pada area jawaban” jelasnya. Selain siswa, kesalahan juga terjadi pada guru pengawas seperti kesalahan dalam dokumen pengiriman Lembar Jawaban Komputer (LJK). “Juga ada beberapa sekolah yang sama sekali tidak mengisi paket soal” paparnya.

Sementara itu data Disdikpora DIY menyebutkan nilai rata-rata terendah pada ujian penjajakan SMK se-DIY terdapat di mata pelajaran Matematika, dengan nilai rata-rata 4,83 dan terendah 0,50. Bahasa Inggris menduduki rata-rata tertinggi 5,68. Sedangkan data statisik kabupaten / kota siswa yang tidak lulus, di Bantul mencapai 2217 siswa (60,33%), Kulonprogo 1870 siswa (54,55%), Sleman 3350 siswa (58,72%), Gunungkidul 2234 (53,96%) dan Kota Yogyakarta 2532 siswa (49,19%).(ton)

Add comment


Security code
Refresh